Langsung ke konten utama

Postingan

Motivasi diri untuk Sholat

Di Hadapan Siapa Engkau Berdiri? Terdapat sebuah riwayat dari Rasulullah Saw. yang berisi keharusan untuk mencapai kehadiran hati. Rasulullah Saw. bersabda, “Laksanakanlah shalat seakan shalat yang engkau lakukan adalah shalat terakhir. Dan tatkala engkau mulai memasuki shalat, katakanlah (kepada dirimu), ini adalah shalat terakhir saya untuk dunia. Dan berupayalah untuk merasakan bahwa surga berada di hadapanmu dan neraka berada di bawah kakimu; ‘Izrail ada di belakangmu, para nabi ada di sisi kananmu, dan para malaikat ada di samping kirimu. Dan Allah mengawasimu dari atas kepalamu.”   #Dikutip dari buku BUAT APA SHALAT?! KECUALI JIKA ANDA HENDAK MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN DAN PENCERAHAN HIDUP   Penyusun: Dr. Haidar Bagir
Postingan terbaru

Hanya Secuil Kata Kehidupan

  Kadang sebuah kehidupan menarikan Ego yang berlebihan, Kadang pula kehidupan menarik kesedian yang berkelanjutan, Hidup sebuah pilihan, Lelah, sedih, marah, bahagia hayalah sebuah tantangan, Ulama' mengatakan dunia memang tempat ujian untuk mendapatkan tiket kebahagiaan.   Kawan tauhkah kalian ada sebuah cuplikan kata yang mengatakan "Carilah bekal untuk pulang", Seorang Imam menceritakan  - Hidup bagaikan mengarungi sebuah lautan,  Mampir sebentar hanya mencari bekal,  Yang menjadikan sebuah pertanyaan, Sudah siapkah engkau untuk pulang ???   Nasehat Ibu Bapak kita yang mengajarkan akidah kebenaran, Jangan engkau sepelekan dan jangan enkau tingglkan, Pendidikan yang di ajarkan mengandung sebuah arti yang terungkap di masa yang akan datang, Raih sebuah kesusksesan, dan jangan mengundang sebuah penyesalan.   Hidup bukan sebuah kompetisi yang berujung baik buruk nya pujian, Islam mengajarkan untuk tetap berjuang, Men...

Ahli Shalat Masuk Surga Tanpa Perhitungn

  Diriwayatkan dari Rasulullah Saw. Bahwa manakala seorang hamba menghadap kiblat dan dengan niat murni mengucapkan “Allahu Akbar”, dia akan bersih dari dosa laksana baru dilahirkan ibunya. Dan tatkala mengucapkan “A‘ûzubil-Lâhi minasy-syaithânir-rajîm (aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk)”, Allah akan mencatat (itu) dalam buku catatan amalnya sejumlah rambut yang ada di tubuhnya. Pada saat membaca Al-Fâtihah dan surah, dia seperti menunaikan ibadah haji dan umrah. Dan tatkala melakukan ruku‘ dan membaca tasbih, dia seperti bersedekah dengan emas seberat tubuhnya dan seperti membaca seluruh kitab-kitab Allah. Ketika dia mengucapkan “Sami‘al-Lâhuliman hamidah”, Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih. Saat dia melakukan sujud dan membaca tasbih, Allah Swt. memberinya pahala seperti yang Dia berikan kepada para nabi. Dan tatkala dia membaca tasyah-hud, Allah memberinya pahala sebagaimana yang Dia berikan kepada orang-orang yang sabar. Dan ketika d...

Sujud: Mendekatkan Hati dan Jiwa kepada Allah ???

  Almarhum Syaikh Shaduq meriwayatkan dari Amirul Muk minin ‘Ali bin Abi Thalib bahwa beliau ditanya tentang arti sujud pertama dalam setiap rakaat shalat. Beliau menjawab, “Artinya adalah, ya Allah, Engkau telah menciptakanku dari tanah. Dan tatkala mengangkat kepala dari sujud artinya adalah, Engkau telah mengeluarkanku dari tanah. Dan arti sujud yang kedua adalah, ya Allah, Engkau telah mengembalikanku ke dalam tanah. Dan arti dari mengangkat kepala dari sujud yang kedua adalah, sekali lagi Engkau mengeluarkanku dari tanah.” Tujuan Allah mewajibkan para hamba-Nya bersujud adalah bahwa gerakan ini menjadikan hati, jiwa, dan perasaan para hamba-Nya menjadi dekat kepada-Nya. Oleh karena itu, siapa saja yang dekat dengan Allah, maka dia akan jauh dari selain-Nya. Bukankah Anda tahu bahwa bentuk lahiriah sujud adalah menutup mata dari segala sesuatu dan semuanya lenyap dari pandangan Anda? #Dikutip dari buku BUAT APA SHALAT?! KECUALI JIKA ANDA HENDAK MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN DAN P...

Wasiat Seorang Bapak Ke Anaknya

“Lupakan Dua Hal, Jangan Lupakan Dua Hal Lainnya, & Jagalah Empat Hal.” # Dua hal yang harus engkau lupakan adalah hendaknya kau lupakan perbuatan baikmu kepada seseorang dan (yang kedua adalah) hendaknya kau lupakan pula perbuatan buruk orang lain terhadapmu. “ # Dua hal yang tidak boleh kau lupakan, pertama adalah Tuhan. Janganlah sekali-kali engkau melupakan-Nya (sebab semua maksiat timbul dari lalai dan lupa kepada Allah) dan (yang kedua adalah) kematian (sebab pada saat manusia yakin bahwa dirinya akan mati, ia pasti akan mempersiapkan bekal bagi perjalanan-akhirnya itu). # Empat hal yang harus selalu engkau jaga: “Pertama, jagalah matamu ketika sedang bertandang ke rumah orang. “Kedua, jagalah lidahmu ketika kamu berada di tengah-tengah masyarakat. “Ketiga, jagalah mulutmu dari makanan yang haram. “Keempat, ketika shalat, jagalah hatimu (yakni setiap kali engkau mengerjakan shalat, jagalah hatimu hanya untuk Allah. Janganlah engkau palingkan kepada selain-Nya).” #wasiat.dari....